Monday, 13 November 2017

Thursday, 9 November 2017

Tuesday, 17 October 2017

KOSONG

kosong

hari ini,
sebu  hati dihadapan khalayak,
aku masih mampu tersenyum
walau sedikit pahit

hati ini,
 
kupasak dibawah mentari terik,
hingga aku aku hilang rasa,
yang ada cuma,
kosong


Wednesday, 4 October 2017

AKU






Tika sungai melimpahi tebing

Dan badai meruntuh pantai

Dingin dalam amukan angin timur

Akan terpisahlah

Aku yang sentiasa mengiringimu 



Tika aku mendongak ke langit

Dan bumi dicucuri hujan

yang jatuh berselang airmata

Akan terpisahlah

Aku yang sentiasa menyayangi mu



Saturday, 24 December 2016

WILAYAH SELEPAS HUJAN - revisited

Ahad, 11 Dec 2016.
Hari minggu yang lalu... Saya ke Sini...

Sudah lebih enam tahun saya tidak ke Sini...
Sebenarnya, ini perjalanan yang tidak dirancang. Sedang saya memandu bersama anak dan dua cucu... Ternampak papan tanda ke Sungai Lembing... And the rest is history... Hehe
Jamee, Riyadh, Dewi
Dan kerana tidak dirancang... Saya tidak bawa phone pun... Video dan gambar diatas diambil menggunakan phone anak saya...
Memang sedikit kecewa sebab tidak bawa phone... Lalu... Saya rancang untuk kembali semula ke sini dalam jangkamasa terdekat dengan phone yang fully charged.

Wilayah ini walau jauh
Sudah cukup menggembirakan aku
Kerana ia memberikan aku sejuta senyuman
Walaupun epilog cerita ini tidak sama
Aku masih lagi pelakun yang serupa

Petikan Dari puisi Wilayah Selepas Hujan, nukilan bersama... Patung, Tito, Daoz, Jumain, Yusri.



Monday, 12 December 2016

GERIMIS DATANG LAGI


Gerimis datang lagi
Merimbunkan rindu
Larat terhembus angin lalu
Menghimpun kasih ditengah hembusan bayu
Biarlah gerimis pergi
Bersama jeritan padu
Bukan dengan tangisan lesu
Sayup dibawa semilir sendu

Salam Maulidur Rasul untuk semua sahabat Muslim.

Monday, 21 November 2016

NOT SUPERMOON

Salam and good day,
I don't know if you still remember this post... starry night which I wrote last year. In that post, I mentioned that it was the second most wonderful thing I have ever seen. I also said I would write about the most wonderful thing I have ever seen, soon. Well... not so soon apparently, but here it is... the most wonderful thing I have ever seen.
I'm writing this in the wake of the Super Moon phenomenon last week, not because I could not see a thing on account of the sky being totally overcast that particular night...but because it involves the same celestial body orbiting the earth.
Blood Moon. Image from Google
It was quite a few years back, I don't remember exactly what year it was, but it was way before cell phones have cameras... hence, no photos.  It was actually the year when there was a full Lunar Eclipse. I remember watching the eclipse from the balcony at my mother's house. To say it was mind blowing would be an understatement. It was more than mind blowing ... it was breathtaking...
to see the moon devoid of any light... was beyond my imagination. The moon was no longer just a flat bright surface...I could actually see the spherical shape of moon, which we don't normally see when it is brightly lit. The colour was a mixture of orange and red or brown and it was the size of a basketball. Actually, it was exactly like looking at a basketball suspended in the sky... spinning... Yes... i could see the orange moon spinning in the sky... truly majestic, imagine a basketball floating and spinning in the sky... magical and humbling.
I vaguely heard my mom saying ... bulan sedang sakit, and the old nyonya next door telling us,,, itu naga sudah telan bulan... not very scientific, but then scientists also call it Blood Moon... not very scientific either.
Well, scientific or not, it will always remain as the most amazing thing I have ever seen.  

Wednesday, 9 November 2016

THE BOOK OF LIFE ... chapter 50

Salam and good day.
Hari ini saya mencecah usia 50. Thank you Allah.

Half a century... err.... no worries

Seperti monsoon timur laut... saya akan terus meluru dengan errr... tidak begitu ganas.
Dalam usia separuh abad ini, mungkin sudah masanya saya perlahankan sedikit rentak kehidupan saya. ibarat bertukar memandu dari lorong kanan ke lorong kiri. Ambil masa untuk 'stop and smell the flowers'. Tidak lagi ingin meneroka bintang, cukup sekadar melihat keindahannya dari jauh.
Sekarang adalah waktu untuk saya mengambil masa untuk diri sendiri.... membaca 'Wuthering Heights' diatas katil, menonton 'Midsomer Murders' yang boleh interrogate suspect sambil minum teh.... atau duduk ditepi tingkap sambil memetik gitar.  siapa lagi yang akan membahagiakan saya kalau bukan saya sendiri.

kata orang ... 'age is just a number' ...betul... dan monsoon timur laut juga cuma angin, kan?

Yang pasti, saya berpegang teguh pada kata Timon dan Pumba....
It's a problem free... philosophy..
HAKUNA MATATA... *baca ikut tune ya... LOL

Sekarang rasa nak main gitar... jom... Spanish Romance (forbidden game) ... easy version...hehe